Jago Lagu
Jago Lagu

PPKM Darurat Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Dimatikan Mulai Jam 8 Malam

PPKM Darurat Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Dimatikan Mulai Jam 8 Malam

PPKM Darurat Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Dimatikan Mulai Jam 8 Malam (tulungagunginfo.com)

TulungagungInfo.com - Selama PPKM Darurat Jawa Bali Pemerintah Tulungagung kembali menerapkan aturan baru, yaitu pemadaman lampu jalan umum (pju) memasuki jam malam 20.00 WIB.

Diharapkan dapat mengurangi aktivitas warga diluar rumah untuk menghambat penularan virus corona.

Penerangan Jalan Umum Dimatikan Pukul 20.00 WIB

Dikutip dari AntaraNews, Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mulai mematikan seluruh penerangan jalan umum (PJU) di jalan-jalan protokol kota setempat dan juga kota kecamatan demi mengoptimalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di daerah itu.

"Terhitung mulai hari ini, Senin (5/7) mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB lampu PJU di Tulungagung dimatikan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro di Tulungagung, Senin.


Ada Patroli Tim Gabungan

Pemadaman PJU juga dibarengi dengan kegiatan patroli gabungan oleh Satpol PP bersama unsur TNi/Polri.

Seluruh toko modern, pertokoan, pujasera, hingga kafe dan warung-warung jalanan diminta tutup. Jika pun masih ada yang berdagang, pembeli makanan tidak boleh makan di tempat alias harus dibawa pulang.


Kondisi ini membuat jalanan di jalan-jalan protokol sepi dari kendaraan. Warga lebih banyak beraktivitas di rumah-masing alih-alih melakikan kebiasaan kuliner malam hari.

"Selain alasan keamanan, waktu dua jam ini kami rasa efektif untuk mengurangi mobilitas dan pergerakan masyarakat," kata Galih.

Namun sebenarnya pemadaman lampu PJU dilakukan tidak di semua ruas jalan.

Ada beberapa jalan protokol yang bakal digelapkan, seperti Jalan Diponegoro, Ahmad Yani, Kapten Kasihin, Antasari, Wahidin Sudiro Husodo, seputar alun-alun dan beberapa ruas jalan lainya.



Tren Kasus Corona Terus Meningkat

Saat ini angka kasus COVID-19 di Tulungagung per 5 Juli 2021 tercatat berjumlah 3.621 orang, dengan 3.312 orang di antaranya sembuh, 223 masih dirawat di RS rujukan COVID-19 di RSUD dr Iskak Tulungagung, RS Bhayangkara dan RS Darurat COVID-19, 15 orang isolasi mandiri dan 71 meninggal.

Rata-rata kasus harian di daerah ini juga menunjukkan tren meningkat, dari sebelumnya berkisar antara 5-10 kasus menjadi 10-30 orang per hari.

Selain masalah ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan, masih tingginya mobilitas warga disinyalir sebagai penyebab terus meningkatnya kasus harian di daerah ini. 


Total dibaca: 979x | Berikan Komentar!


Kang Reno
Penulis : Kang Reno
Blogger & Traveler

Saya bangga menjadi putra daerah, semoga kontribusi saya di tulungagunginfo.com dapat membantu anda mengenal Tulungagung lebih jauh.

Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ingatlah untuk selalu berkomentar dengan sopan sesuai pedoman situs ini
Komentar ()
Video Populer

Jasa Pembuatan Aplikasi Website Database Custom!

Pembuatan Website!

MUNGKIN ANDA TERTARIK

Richeese Factory Tulungagung Rajanya Ayam Saus Keju
KIRIM INFO?